Masih Ingat Apa Yang Dilakukan Pilot Sarah Di Kokpit Pesawat, Ternyata Beginilah Masa Lalunya, Tak Disangka!!..
Sarah menjawab, tentu saja ada.
Menurutnya, pengalaman saat harus mendarat di cuaca buruk adalah pengalaman yang tak akan dilupakannya.
Sebab, dia tidak bisa melihat apapun di landasan karena tertutup hujan lebat.
"Pengalaman saat itu mendarat di Yogyakarta dengan landasan yang jelek dan kondisi hujan dan badai. Radar cuaca di atas sudah mengindikasikan cuaca buruk. Selain itu, landasan di Yogyakarta kecil dan minim fasilitas. Saat itu malam hari," kenang wanita yang menghabiskan masa kecil di Biak, Papua, beberapa waktu lalu.
Sarah mengaku dirinya kini sedang mengejar cita-cita menjadi seorang kapten pilot dengan mengikuti pendidikan khusus.
Menurut Sarah, menjadi seorang kapten pilot adalah impian terbesarnya sebagai seorang penerbang.
Semudah menyetir mobil
Bagi Sarah, menerbangkan pesawat itu semudah menyetir mobil manual. Hanya saja, panel atau tombolnya lebih banyak.
”Peran kita terutama ketika take off dan landing. Selebihnya autopilot dan diarahkan oleh air traffic controllers. Remnya, gasnya, sama kayak bawa mobil,” kata Sarah.
Kendaraan apa pun di tangan Sarah memang terasa sangat mudah dikemudikan.
Jika punya waktu libur dua hingga tiga hari, Sarah sudah melesat pergi untuk menyelam.
Seusai menyelam, ia akan mengambil alih kemudi speed boat.
Sarah tak pernah menganggap tugasnya berat.
Ketika para pramugari masih melayani penumpang sebelum tinggal landas, Sarah biasanya sudah merampungkan semua keperluan untuk terbang.
Sambil menunggu penumpang siap, Sarah mengisi waktu luangnya dengan membaca di kokpit.
Setelah pesawat mengangkasa, Sarah sibuk menjalin komunikasi dengan air traffic controllers dan berusaha mencari jalan teraman ketika terjadi cuaca buruk.
Jika seluruh tugas telah dijalani, ia biasa menikmati perjalanan dengan melihat bintang, menatap daratan, dan merenungi hidup.
”Hidup itu kayak main film. Hari ini enggak mungkin sama dengan hari sebelumnya. Harus ada totalitas. Tuhan menciptakan manusia itu mau jadi apa. Masih belajar menuju ke sana,” ujar Sarah.
Jika sudah tiba di suatu kota dan beristirahat minimal 15 jam di hotel, Sarah akan mengisi waktu dengan menonton film, berenang, dan tidur.


Komentar
Posting Komentar